Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Kerajinan Ukir Kayu

Administrator 25 Oktober 2024 Dibaca 1.284 Kali
Kerajinan Ukir Kayu

Kerajinan ukir sangat terkenal di Bali, salah satunya adalah ukir kayu. Ukir kayu bukan hanya membuat ukiran berbentu dewa, hewan, manusia tetapi juga membuat ukiran untuk style pintu rumah Bali, style jendela rumah Bali. Salah satu kerajinan ukir terdapat di desa kukuh, kecamatan marga, Tabanan.

Usaha ukir ini bernama UD Karna yang sudah berdiri sejak tahun 1992. Nama pemilik usaha ukir ini adalah I Made Karna Yasa, awal mula bapak karna memulai usaha ukir ini adalah berawal dari saat bapak karna bekerja sebagai tukang ukir, bapak karna melihat pasar ukir yang sangat membludak banyak peminat, terlebih lagi Bali adalah kota pariwisata yang banyak bangunannya terbuat dari style style Bali. Lokasi usaha ini bertempat di Banjar dinas lodalang, desa kukuh, kecamatan marga, Tabanan.

Jumlah pekerja di UD Karna adalah kurang lebih 15 orang. Proses pembuatan 1 pintu ukir style Bali memakan waktu sekitar 3 hari lamanya, kisaran harganya 4.000.000-12.000.000 tergantung dari seberapa rumit ukiran yang dibuat, semakin rumit ukirannya semakin mahal kisaran harganya.

Jenis-jenis barang yang dijual selain pintu dan jendela antara lain: bale bengong, dan rumah-rumahan style Bali. Jangkauan penjualan hingga luar Bali, banyak peminat oleh masyarakat Hindu-Bali yang tinggal di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi. Kelebihan dari produk ini adalah lebih dominan relasi, relasi yang dimiliki usaha ukir ini begitu banyak, relasi itu adalah jenis atau style ukirannya. Dan juga kelebihan dari usaha ini sudah memiliki banyak kenalan, jadi usaha ukir ini sangat terkenal.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

73.2% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pelaksanaan

Rp 4.656.133.504,08 Rp 3.409.648.824,14
Pendapatan 74.79%
Realisasi: Rp 1.405.424.873,86 Anggaran: Rp 1.879.270.000,00
Belanja 63.57%
Realisasi: Rp 1.479.952.198,24 Anggaran: Rp 2.328.066.752,04
Pembiayaan 116.82%
Realisasi: Rp 524.271.752,04 Anggaran: Rp 448.796.752,04
74.8% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pendapatan

Rp 1.879.270.000,00 Rp 1.405.424.873,86
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 63.86%
Realisasi: Rp 73.150.000,00 Anggaran: Rp 114.555.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.57%
Realisasi: Rp 141.567.000,00 Anggaran: Rp 332.543.000,00
Alokasi Dana Desa 83.22%
Realisasi: Rp 554.000.000,00 Anggaran: Rp 665.731.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 86.16%
Realisasi: Rp 115.800.000,00 Anggaran: Rp 134.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 78.53%
Realisasi: Rp 113.550.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 308.47%
Realisasi: Rp 27.762.500,00 Anggaran: Rp 9.000.000,00
Bunga Bank 76.74%
Realisasi: Rp 6.139.373,86 Anggaran: Rp 8.000.000,00
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 96.985.000,00
63.6% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pembelanjaan

Rp 2.328.066.752,04 Rp 1.479.952.198,24
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 69.35%
Realisasi: Rp 854.359.898,24 Anggaran: Rp 1.232.036.500,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 65.99%
Realisasi: Rp 428.282.300,00 Anggaran: Rp 648.997.414,63
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 66.57%
Realisasi: Rp 139.989.000,00 Anggaran: Rp 210.287.876,01
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 10.79%
Realisasi: Rp 19.484.000,00 Anggaran: Rp 180.554.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 67.34%
Realisasi: Rp 37.837.000,00 Anggaran: Rp 56.190.461,40