Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Safari Literasi di Desa Kukuh: Dorong Budaya Baca di Masyarakat

Administrator 30 Oktober 2024 Dibaca 565 Kali
Safari Literasi di Desa Kukuh: Dorong Budaya Baca di Masyarakat

Kukuh, Marga – Safari Literasi yang digelar di Pustaka Ekspresi, Banjar Lodalang, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, pada Sabtu (26/10/2024), menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat membaca di kalangan masyarakat desa. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai komunitas dan tokoh literasi, termasuk pengelola Perpustakaan Desa Kukuh, komunitas literasi pondokrare, serta Jineng Sastra Penyuluh Bahasa Bali Kecamatan Marga. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam upaya bersama meningkatkan literasi di masyarakat.

Dalam acara tersebut, Dr. I Wayan Artika dari Komunitas Desa Belajar Bali hadir sebagai narasumber utama. Beliau menyampaikan pentingnya literasi sebagai bagian dari pengembangan pribadi dan masyarakat. “Literasi bukan hanya soal kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana kita memahami dunia dan mengembangkan pengetahuan yang lebih luas,” ujarnya. Dr. Artika juga menekankan bahwa literasi berperan sebagai kunci untuk mencapai pembelajaran sepanjang hayat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan Safari Literasi ini mencakup berbagai sesi, mulai dari diskusi interaktif hingga sesi berbagi pengalaman dari para komunitas literasi dan penyuluh bahasa. Pengelola Perpustakaan Desa Kukuh juga ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, dengan harapan dapat mendorong masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, untuk lebih sering berkunjung ke perpustakaan dan memanfaatkan fasilitas yang ada. Dalam sesi diskusi, peserta diajak untuk melihat bagaimana literasi berperan dalam memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat identitas budaya Bali melalui sastra dan bahasa Bali.

Menurut pengelola Pustaka Ekspresi, Safari Literasi ini diadakan sebagai langkah nyata untuk menanamkan kebiasaan membaca di lingkungan desa, yang diharapkan bisa berlanjut secara berkesinambungan. "Kami ingin literasi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga sebagai cara untuk menikmati pengetahuan," ujar pengelola Pustaka Ekspresi.

Turut hadir pula dalam acara ini komunitas @pondokrare_, yang dikenal aktif dalam mendukung berbagai kegiatan literasi di Bali. Kehadiran komunitas-komunitas ini diharapkan dapat memperkuat jaringan literasi di desa dan memperluas jangkauan kegiatan serupa di masa depan.

Dengan digelarnya Safari Literasi ini, masyarakat Desa Kukuh diharapkan semakin sadar akan pentingnya literasi dalam berbagai aspek kehidupan. Selain sebagai sarana untuk mendapatkan ilmu, literasi juga diharapkan dapat memperkuat jalinan sosial antarwarga serta memperkaya kehidupan budaya. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian program literasi lain yang dapat menciptakan budaya baca yang lebih kuat di Desa Kukuh dan sekitarnya.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

73.2% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pelaksanaan

Rp 4.656.133.504,08 Rp 3.409.648.824,14
Pendapatan 74.79%
Realisasi: Rp 1.405.424.873,86 Anggaran: Rp 1.879.270.000,00
Belanja 63.57%
Realisasi: Rp 1.479.952.198,24 Anggaran: Rp 2.328.066.752,04
Pembiayaan 116.82%
Realisasi: Rp 524.271.752,04 Anggaran: Rp 448.796.752,04
74.8% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pendapatan

Rp 1.879.270.000,00 Rp 1.405.424.873,86
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 63.86%
Realisasi: Rp 73.150.000,00 Anggaran: Rp 114.555.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.57%
Realisasi: Rp 141.567.000,00 Anggaran: Rp 332.543.000,00
Alokasi Dana Desa 83.22%
Realisasi: Rp 554.000.000,00 Anggaran: Rp 665.731.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 86.16%
Realisasi: Rp 115.800.000,00 Anggaran: Rp 134.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 78.53%
Realisasi: Rp 113.550.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 308.47%
Realisasi: Rp 27.762.500,00 Anggaran: Rp 9.000.000,00
Bunga Bank 76.74%
Realisasi: Rp 6.139.373,86 Anggaran: Rp 8.000.000,00
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 96.985.000,00
63.6% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pembelanjaan

Rp 2.328.066.752,04 Rp 1.479.952.198,24
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 69.35%
Realisasi: Rp 854.359.898,24 Anggaran: Rp 1.232.036.500,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 65.99%
Realisasi: Rp 428.282.300,00 Anggaran: Rp 648.997.414,63
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 66.57%
Realisasi: Rp 139.989.000,00 Anggaran: Rp 210.287.876,01
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 10.79%
Realisasi: Rp 19.484.000,00 Anggaran: Rp 180.554.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 67.34%
Realisasi: Rp 37.837.000,00 Anggaran: Rp 56.190.461,40