Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

FOKUS GROUP DISCUSSION ( FGD ) PENGEMBANGAN PERHUTANAN SOSIAL ALAS KEDATON

Administrator 24 Januari 2025 Dibaca 551 Kali

Pertamina Fuel Terminal Sanggaran memfasilitasi focus grup discussion (FGD) Pengembangan Perhutanan Sosial Alas Kedaton di Kantor Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (22/2). FGD menghadirkan stakeholder pariwisata dan kehutanan yakni Dinas Pariwisata Provinsi Bali, ASITA, HPI, BKDA Provinsi Bali, BPSKL, KPH Bali Selatan, Dinas Pariwisata Tabanan, Dinas PUPR Tabanan, Bappeda Tabanan, Dinas Pertanian Tabanan, Dinas Kebudayaan Tabanan, Pokdarwis, Tabanan Transport Tourism, dan akademisi dari Politeknik Negeri Pariwisata Bali, dan Pengelola Monkey Forest Ubud. Kegiatan ini dibuka oleh Made Maha Widyartha mewakili Pj Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.
Sebelum diskusi, DKLH Provinsi Bali, Dhita Utami dari Pertamina, dan Made Sugianto selaku Perbekel Desa Kukuh memaparkan materi tentang kerja sama dengan Pertamina dan sekelumit tentang Daya Tarik Wisata Alas Kedaton. Simpulan pertemuan, kolaborasi sangat penting untuk pengembangan Alas Kedaton, salah satunya dengan tiket terusan dengan objek wisata lain. Promosi secara online dan offline, mengenalkan muatan lokal Alas Kedaton agar bisa bersinergi dengan pendidikan, event tahunan, dan revitalisasi infrastruktur.Pertamina Fuel Terminal Sanggaran memfasilitasi focus grup discussion (FGD) Pengembangan Perhutanan Sosial Alas Kedaton di Kantor Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (22/2). FGD menghadirkan stakeholder pariwisata dan kehutanan yakni Dinas Pariwisata Provinsi Bali, ASITA, HPI, BKDA Provinsi Bali, BPSKL, KPH Bali Selatan, Dinas Pariwisata Tabanan, Dinas PUPR Tabanan, Bappeda Tabanan, Dinas Pertanian Tabanan, Dinas Kebudayaan Tabanan, Pokdarwis, Tabanan Transport Tourism, dan akademisi dari Politeknik Negeri Pariwisata Bali, dan Pengelola Monkey Forest Ubud. Kegiatan ini dibuka oleh Made Maha Widyartha mewakili Pj Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.
Sebelum diskusi, DKLH Provinsi Bali, Dhita Utami dari Pertamina, dan Made Sugianto selaku Perbekel Desa Kukuh memaparkan materi tentang kerja sama dengan Pertamina dan sekelumit tentang Daya Tarik Wisata Alas Kedaton. Simpulan pertemuan, kolaborasi sangat penting untuk pengembangan Alas Kedaton, salah satunya dengan tiket terusan dengan objek wisata lain. Promosi secara online dan offline, mengenalkan muatan lokal Alas Kedaton agar bisa bersinergi dengan pendidikan, event tahunan, dan revitalisasi infrastruktur.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

73.2% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pelaksanaan

Rp 4.656.133.504,08 Rp 3.409.648.824,14
Pendapatan 74.79%
Realisasi: Rp 1.405.424.873,86 Anggaran: Rp 1.879.270.000,00
Belanja 63.57%
Realisasi: Rp 1.479.952.198,24 Anggaran: Rp 2.328.066.752,04
Pembiayaan 116.82%
Realisasi: Rp 524.271.752,04 Anggaran: Rp 448.796.752,04
74.8% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pendapatan

Rp 1.879.270.000,00 Rp 1.405.424.873,86
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 63.86%
Realisasi: Rp 73.150.000,00 Anggaran: Rp 114.555.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.57%
Realisasi: Rp 141.567.000,00 Anggaran: Rp 332.543.000,00
Alokasi Dana Desa 83.22%
Realisasi: Rp 554.000.000,00 Anggaran: Rp 665.731.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 86.16%
Realisasi: Rp 115.800.000,00 Anggaran: Rp 134.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 78.53%
Realisasi: Rp 113.550.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 308.47%
Realisasi: Rp 27.762.500,00 Anggaran: Rp 9.000.000,00
Bunga Bank 76.74%
Realisasi: Rp 6.139.373,86 Anggaran: Rp 8.000.000,00
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 96.985.000,00
63.6% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pembelanjaan

Rp 2.328.066.752,04 Rp 1.479.952.198,24
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 69.35%
Realisasi: Rp 854.359.898,24 Anggaran: Rp 1.232.036.500,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 65.99%
Realisasi: Rp 428.282.300,00 Anggaran: Rp 648.997.414,63
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 66.57%
Realisasi: Rp 139.989.000,00 Anggaran: Rp 210.287.876,01
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 10.79%
Realisasi: Rp 19.484.000,00 Anggaran: Rp 180.554.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 67.34%
Realisasi: Rp 37.837.000,00 Anggaran: Rp 56.190.461,40