Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

FOKUS GROUP DISCUSSION ( FGD ) PENGEMBANGAN PERHUTANAN SOSIAL ALAS KEDATON

Administrator 24 Januari 2025 Dibaca 499 Kali

Pertamina Fuel Terminal Sanggaran memfasilitasi focus grup discussion (FGD) Pengembangan Perhutanan Sosial Alas Kedaton di Kantor Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (22/2). FGD menghadirkan stakeholder pariwisata dan kehutanan yakni Dinas Pariwisata Provinsi Bali, ASITA, HPI, BKDA Provinsi Bali, BPSKL, KPH Bali Selatan, Dinas Pariwisata Tabanan, Dinas PUPR Tabanan, Bappeda Tabanan, Dinas Pertanian Tabanan, Dinas Kebudayaan Tabanan, Pokdarwis, Tabanan Transport Tourism, dan akademisi dari Politeknik Negeri Pariwisata Bali, dan Pengelola Monkey Forest Ubud. Kegiatan ini dibuka oleh Made Maha Widyartha mewakili Pj Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.
Sebelum diskusi, DKLH Provinsi Bali, Dhita Utami dari Pertamina, dan Made Sugianto selaku Perbekel Desa Kukuh memaparkan materi tentang kerja sama dengan Pertamina dan sekelumit tentang Daya Tarik Wisata Alas Kedaton. Simpulan pertemuan, kolaborasi sangat penting untuk pengembangan Alas Kedaton, salah satunya dengan tiket terusan dengan objek wisata lain. Promosi secara online dan offline, mengenalkan muatan lokal Alas Kedaton agar bisa bersinergi dengan pendidikan, event tahunan, dan revitalisasi infrastruktur.Pertamina Fuel Terminal Sanggaran memfasilitasi focus grup discussion (FGD) Pengembangan Perhutanan Sosial Alas Kedaton di Kantor Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (22/2). FGD menghadirkan stakeholder pariwisata dan kehutanan yakni Dinas Pariwisata Provinsi Bali, ASITA, HPI, BKDA Provinsi Bali, BPSKL, KPH Bali Selatan, Dinas Pariwisata Tabanan, Dinas PUPR Tabanan, Bappeda Tabanan, Dinas Pertanian Tabanan, Dinas Kebudayaan Tabanan, Pokdarwis, Tabanan Transport Tourism, dan akademisi dari Politeknik Negeri Pariwisata Bali, dan Pengelola Monkey Forest Ubud. Kegiatan ini dibuka oleh Made Maha Widyartha mewakili Pj Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.
Sebelum diskusi, DKLH Provinsi Bali, Dhita Utami dari Pertamina, dan Made Sugianto selaku Perbekel Desa Kukuh memaparkan materi tentang kerja sama dengan Pertamina dan sekelumit tentang Daya Tarik Wisata Alas Kedaton. Simpulan pertemuan, kolaborasi sangat penting untuk pengembangan Alas Kedaton, salah satunya dengan tiket terusan dengan objek wisata lain. Promosi secara online dan offline, mengenalkan muatan lokal Alas Kedaton agar bisa bersinergi dengan pendidikan, event tahunan, dan revitalisasi infrastruktur.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

54% Realisasi

APBDes 2026 Pelaksanaan

Rp 4.462.163.504,08 Rp 2.408.419.927,95
Pendapatan 54.32%
Realisasi: Rp 968.129.900,67 Anggaran: Rp 1.782.285.000,00
Belanja 41.06%
Realisasi: Rp 916.018.275,24 Anggaran: Rp 2.231.081.752,04
Pembiayaan 116.82%
Realisasi: Rp 524.271.752,04 Anggaran: Rp 448.796.752,04
54.3% Realisasi

APBDes 2026 Pendapatan

Rp 1.782.285.000,00 Rp 968.129.900,67
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 30.81%
Realisasi: Rp 35.295.000,00 Anggaran: Rp 114.555.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.06%
Realisasi: Rp 63.373.000,00 Anggaran: Rp 332.543.000,00
Alokasi Dana Desa 49.93%
Realisasi: Rp 332.400.000,00 Anggaran: Rp 665.731.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 58.48%
Realisasi: Rp 78.600.000,00 Anggaran: Rp 134.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 42.95%
Realisasi: Rp 62.100.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 208.47%
Realisasi: Rp 18.762.500,00 Anggaran: Rp 9.000.000,00
Bunga Bank 51.79%
Realisasi: Rp 4.143.400,67 Anggaran: Rp 8.000.000,00
41.1% Realisasi

APBDes 2026 Pembelanjaan

Rp 2.231.081.752,04 Rp 916.018.275,24
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 38.24%
Realisasi: Rp 467.430.075,24 Anggaran: Rp 1.222.496.500,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.95%
Realisasi: Rp 329.374.200,00 Anggaran: Rp 633.997.414,63
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 51.23%
Realisasi: Rp 93.418.000,00 Anggaran: Rp 182.362.876,01
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0.41%
Realisasi: Rp 559.000,00 Anggaran: Rp 136.034.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 44.91%
Realisasi: Rp 25.237.000,00 Anggaran: Rp 56.190.461,40