Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Sterilisasi Sebagai Upaya Pengendalian Populasi Monyet Ekor Panjang di Kawasan Wisata Alas Kedaton

I GEDE NYOMAN GIRI ARTANA 09 November 2025 Dibaca 198 Kali
Sterilisasi Sebagai Upaya Pengendalian Populasi Monyet Ekor Panjang di Kawasan Wisata Alas Kedaton

 

Kukuh-marga, 8 November 2025 – Dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan Hewan Nasional (BKHN) ke-42 serta HUT Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana ke-28, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana melalui Pusat Unggulan Satwa Primata, Rumah Sakit Hewan Pendidikan, dan Program Magister Kedokteran Hewan, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sterilisasi monyet ekor panjang di kawasan Objek Wisata Alas Kedaton, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengendalian populasi satwa di kawasan objek wisata alam, dengan tujuan menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi potensi konflik antara satwa dan pengunjung, serta mendukung keberlanjutan kawasan konservasi dan pariwisata berbasis budaya di Desa Kukuh.

Sterilisasi dilakukan oleh tim dokter hewan, mahasiswa profesi, serta tenaga kesehatan hewan dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Proses kegiatan berjalan secara terkoordinasi dengan pihak Pemerintah Desa Kukuh serta pengelola Objek Wisata Alas Kedaton.

Pemerintah Desa Kukuh menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, mengingat populasi monyet ekor panjang di kawasan Alas Kedaton memiliki perkembangan yang dinamis sehingga memerlukan penanganan berbasis ilmu pengetahuan dan metode yang ramah satwa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kondisi lingkungan wisata yang lebih terjaga, aman, dan seimbang, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan satwa liar yang berkelanjutan sebagai bagian dari pelestarian warisan budaya dan alam di Desa Kukuh.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

73.2% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pelaksanaan

Rp 4.656.133.504,08 Rp 3.409.648.824,14
Pendapatan 74.79%
Realisasi: Rp 1.405.424.873,86 Anggaran: Rp 1.879.270.000,00
Belanja 63.57%
Realisasi: Rp 1.479.952.198,24 Anggaran: Rp 2.328.066.752,04
Pembiayaan 116.82%
Realisasi: Rp 524.271.752,04 Anggaran: Rp 448.796.752,04
74.8% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pendapatan

Rp 1.879.270.000,00 Rp 1.405.424.873,86
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 63.86%
Realisasi: Rp 73.150.000,00 Anggaran: Rp 114.555.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.57%
Realisasi: Rp 141.567.000,00 Anggaran: Rp 332.543.000,00
Alokasi Dana Desa 83.22%
Realisasi: Rp 554.000.000,00 Anggaran: Rp 665.731.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 86.16%
Realisasi: Rp 115.800.000,00 Anggaran: Rp 134.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 78.53%
Realisasi: Rp 113.550.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 308.47%
Realisasi: Rp 27.762.500,00 Anggaran: Rp 9.000.000,00
Bunga Bank 76.74%
Realisasi: Rp 6.139.373,86 Anggaran: Rp 8.000.000,00
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 96.985.000,00
63.6% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pembelanjaan

Rp 2.328.066.752,04 Rp 1.479.952.198,24
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 69.35%
Realisasi: Rp 854.359.898,24 Anggaran: Rp 1.232.036.500,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 65.99%
Realisasi: Rp 428.282.300,00 Anggaran: Rp 648.997.414,63
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 66.57%
Realisasi: Rp 139.989.000,00 Anggaran: Rp 210.287.876,01
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 10.79%
Realisasi: Rp 19.484.000,00 Anggaran: Rp 180.554.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 67.34%
Realisasi: Rp 37.837.000,00 Anggaran: Rp 56.190.461,40