Kukuh, Marga – Pemerintah Desa Kukuh mendukung pelaksanaan kegiatan Pentas Rakyat "Bondres Tatatiti Keliling Bali Tahun 2026" yang diselenggarakan oleh Yayasan Pustaka Visual Nusantara bekerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Bali. Kegiatan ini merupakan sarana sosialisasi Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2022 tentang Tatatiti Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru serta sosialisasi pencapaian pembangunan Pemerintah Provinsi Bali.
Pentas Rakyat tersebut dilaksanakan pada Jumat, 12 Juni 2026, mulai pukul 19.00 WITA hingga selesai, bertempat di Wantilan Desa Adat Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemerintah desa yang turut memeriahkan acara dengan suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Desa Kukuh, I Made Dwi Rama Satria, mewakili Perbekel Desa Kukuh, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan unsur hiburan dan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, pertunjukan Bondres Tatatiti tidak hanya menjadi sarana pelestarian seni budaya Bali, tetapi juga menjadi media yang efektif dalam menyampaikan berbagai pesan pembangunan kepada masyarakat.
Selain menyuguhkan pertunjukan Bondres Tatatiti yang sarat pesan edukatif dan budaya, kegiatan ini juga diramaikan dengan berbagai acara menarik, antara lain Quiz Jagat Kerthi, hiburan musik Pop Bali, serta Festival Kuliner Desa Kukuh yang melibatkan masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat semakin memahami tata kehidupan masyarakat Bali yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi, sekaligus mempererat rasa persatuan dan kebersamaan dalam menjaga adat, budaya, dan lingkungan.
Pentas Rakyat "Bondres Tatatiti Keliling Bali Tahun 2026" di Desa Kukuh diharapkan dapat menjadi wadah pelestarian budaya, sarana edukasi masyarakat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Bali Era Baru yang berlandaskan nilai-nilai luhur budaya Bali.