Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

PLN UID Bali Salurkan Bantuan TJSL untuk Pertanian Organik Berkelanjutan di Desa Kukuh

Administrator 29 Oktober 2026 Dibaca 5 Kali
PLN UID Bali Salurkan Bantuan TJSL untuk Pertanian Organik Berkelanjutan di Desa Kukuh

Kukuh, Marga — PT PLN UID Bali menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung pengembangan pertanian organik berkelanjutan di Kelompok Tani Organik Jaka, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (29/10/2026).

Bantuan yang disalurkan meliputi empat ekor sapi betina, mesin pengering gabah, dan mesin pengemasan beras. Bantuan ternak diharapkan mendukung pengembangan peternakan terintegrasi dengan biogas yang telah dimanfaatkan kelompok tani untuk kebutuhan memasak dan penerangan. Sementara itu, mesin pengering gabah dan mesin pengemasan beras diharapkan membantu meningkatkan kualitas serta nilai tambah hasil pertanian.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan, S.T., M.Si., yang mewakili Gubernur Bali; General Manager PLN UID Bali, Ajrun Karim; Prof. Dr. Ir. Ni Luh Kartini, M.S. dari Universitas Udayana; Prof. Luh Putu Mahyuni, Ph.D., CMA., CSP. dari Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas); Sekretaris Camat Marga, Gus Pur; perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan; serta Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, bersama Kelompok Tani Organik Jaka.

Pemerintah Desa Kukuh mengapresiasi dukungan PT PLN UID Bali melalui program TJSL tersebut. Kolaborasi antara PLN, akademisi, pemerintah, dan kelompok tani ini diharapkan dapat memperkuat pertanian organik berkelanjutan, mendorong pemanfaatan energi ramah lingkungan, serta meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat Desa Kukuh.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

73.2% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pelaksanaan

Rp 4.656.133.504,08 Rp 3.409.648.824,14
Pendapatan 74.79%
Realisasi: Rp 1.405.424.873,86 Anggaran: Rp 1.879.270.000,00
Belanja 63.57%
Realisasi: Rp 1.479.952.198,24 Anggaran: Rp 2.328.066.752,04
Pembiayaan 116.82%
Realisasi: Rp 524.271.752,04 Anggaran: Rp 448.796.752,04
74.8% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pendapatan

Rp 1.879.270.000,00 Rp 1.405.424.873,86
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 63.86%
Realisasi: Rp 73.150.000,00 Anggaran: Rp 114.555.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.57%
Realisasi: Rp 141.567.000,00 Anggaran: Rp 332.543.000,00
Alokasi Dana Desa 83.22%
Realisasi: Rp 554.000.000,00 Anggaran: Rp 665.731.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 86.16%
Realisasi: Rp 115.800.000,00 Anggaran: Rp 134.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 78.53%
Realisasi: Rp 113.550.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 308.47%
Realisasi: Rp 27.762.500,00 Anggaran: Rp 9.000.000,00
Bunga Bank 76.74%
Realisasi: Rp 6.139.373,86 Anggaran: Rp 8.000.000,00
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 96.985.000,00
63.6% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pembelanjaan

Rp 2.328.066.752,04 Rp 1.479.952.198,24
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 69.35%
Realisasi: Rp 854.359.898,24 Anggaran: Rp 1.232.036.500,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 65.99%
Realisasi: Rp 428.282.300,00 Anggaran: Rp 648.997.414,63
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 66.57%
Realisasi: Rp 139.989.000,00 Anggaran: Rp 210.287.876,01
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 10.79%
Realisasi: Rp 19.484.000,00 Anggaran: Rp 180.554.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 67.34%
Realisasi: Rp 37.837.000,00 Anggaran: Rp 56.190.461,40