Kukuh, Marga – Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) ke Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Senin (2/11/2026) malam. Kegiatan ini bertujuan melihat secara langsung perkembangan dan kesiapan Sekaa Gong Istri Desa Kukuh yang akan mengikuti Lomba Sekaa Gong Kebyar Wanita Tahun 2026 di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Tabanan.
Rombongan Tim Monev Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan diterima Camat Marga Putu Adhi Putra Adiksa bersama jajaran, didampingi Perbekel Desa Kukuh beserta perangkat desa dan Sekretaris Desa Adat Kukuh Putu Kota Artawan.
Dalam lomba mendatang, Sekaa Gong Istri Desa Kukuh akan membawakan tabuh Cendrawasih. Setelah menyaksikan penampilan para penabuh dan penari, tim monev memberikan sejumlah catatan sebagai bahan evaluasi untuk menyempurnakan persiapan.
Wayan Juana Adi Putra memberikan beberapa masukan kepada para penari. Ia menilai kekompakan gerakan masih perlu ditingkatkan. Selain itu, gerakan goyangan penari juga perlu diperhalus agar lebih sesuai dengan karakter tari Cendrawasih dan tidak terkesan menyerupai goyangan jaipong.
Seniman yang akrab disapa Dadong Rerod tersebut juga memberikan motivasi kepada para penari. Menurutnya, waktu latihan yang masih tersedia dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kekompakan, memperbaiki blocking, serta menyempurnakan gerakan agar tampil lebih luwes dan menawan.
Sementara itu, Gusti Nengah Hari Mahardika dan Dedi memberikan sejumlah catatan terkait tempo gamelan yang dinilai masih terlalu cepat. Ketepatan pukulan gong, kecek, dan ugal juga menjadi perhatian untuk diperbaiki agar menghasilkan tabuh yang lebih harmonis.
Secara keseluruhan, penampilan Sekaa Gong Istri Desa Kukuh masih terkesan belum lepas dalam berekspresi. Hal ini diduga karena para penabuh masih berkonsentrasi menghafal gending sehingga belum sepenuhnya mampu menikmati dan mengekspresikan tabuh yang dimainkan.
Meski demikian, ketiga anggota Tim Monev Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi tinggi kepada Sekaa Gong Istri Desa Kukuh. Dalam kurun waktu sekitar dua bulan, sekaa ini dinilai telah menunjukkan perkembangan yang baik dan mampu menguasai tabuh Cendrawasih.
"Berbagai masukan dari tim saya harapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh anggota sekaa untuk terus meningkatkan kualitas penampilan. Dengan latihan yang lebih intensif dan terarah, Sekaa Gong Istri Desa Kukuh saya yakini mampu tampil maksimal saat lomba nanti," ujar Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto.